Laman

Selasa, 03 Juni 2014

10 PSK di Kebumen Terjaring Razia Pekat


image

KEBUMEN - Sebanyak 10 pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan oleh Polres Kebumen bersama gabungan tim siaga. Para PSK yang berusia 23-50 tahun tersebut terjaring dari sejumlah lokasi yang biasa dijadikan tempat mangkal.
Operasi dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kebumen Kompol Indi Istadji beranggotakan pleton gabungan staf serta pleton dalmas itu menyisir kawasan pasar hewan Tamanwinangun serta kawasan Stadion Candradimuka Kebumen. Razia berlangsung selama satu jam mulai pukul 14.00-15.00.
Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Kebumen untuk dilakukan penyidikan dan selanjutnya dilimpahkan kepada kejaksaan. Selain mendata seluruh PSK yang terjaring, petugas juga memberikan pembinaan.
"Operasi pekat ini akan terus dilaksanakan menghadapi Pilpres 2014 dan menjelang bulan suci Ramadan nanti," ujar Kapolres Kebumen AKBP Faizal melalui Kabag Ops Kompol Indi Istadji kepada Suara Merdeka, Selasa (3/6).
Sementara itu, dari 10 PSK yang terjaring razia kebanyakan mereka berasal dari luar kota Kebumen. Ada yang berasal dari Semarang, Blora, Madiun, Wonogiri, Tasikmalaya dan Solo. Dari hasil keterangan yang disampaikan kepada petugas, mereka mengaku terpaksa melakukan pekerjaan itu dilatarbelakangi tuntutan ekonomi.
"Selurun PSK yang sudah diperiksa akan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kebumen, Rabu ini," imbuh Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Aipda Maryati.
( Supriyanto / CN31 / SMNetwork )

DAFTAR BLOG TER-UPDATE